".....Saya diyakinkan oleh komitmen Indonesia untuk memperkuat independensi dan efektifitas LembagaNasional Hak Asasi Manusia (LNHAM) dengan melanjutkan pembahasan revisi terhadap UU. No 39/1999tentang Hak Asasi Manusia. Saya juga menyambut baik adopsi Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia(RANHAM) dan mendorong Indonesia untuk memperkuat rencana tersebut dengan mengintegrasikanhal-hal yang dimuat di dalam lampiran surat ini untuk mencapai hasil konkret dan memfasilitasipersiapan Indonesia untuk siklus UPR keempat. Upaya-upaya tersebut seharusnya melibatkankonsultasi dengan semua pemangku kepentingan, terutama organisasi masyarakat sipil, dan sesuaikebutuhan, dengan dukungan organisasi internasional, termasuk Kantor Komisioner Tinggi Hak AsasiManusia (OHCHR) dan Badan Perserikatan Bangsa Bangsa di bawah kepemimpinan KoordinatorPerwakilan PBB (UN Resident Coordinator).
....Saya juga mendorong Indonesia untuk memperkuat mekanisme nasional untuk tindak lanjut danpelaporan yang komprehensif kepada mekanisme hak asasi manusia internasional dan regional, sertapemenuhan kewajiban negara peserta perjanjian (treaty obligation). Saya mendorong Indonesia untukmenggunakan panduan komprehensif mengenai topik ini yang diluarkan oleh Kantor saya pada tahun2016 dan bisa diakses di:http://www.ohchr.org/Documents/Publications/HR_PUB_16_1_NMRF_PracticalGuide.pdf "